Fungsi-fungsi komunikasi
1. Fungsi Pertama; Komunikasi Sosial
Fungsi komunikasi sebagai komunikasi sosial setidaknya mengisyaratkan bahwa komunikasi itu penting untuk membangun konsep diri kita, aktualisasi-diri, untuk kelangsungan hidup dan lain-lain. Melalui komunikasi kita bekerja sama dengan masyarakat.
Para ilmuan sosial mengakui bahwa budaya dan komunikasi itu mempunyai hubungan timbal-balik. Budaya menjadi menjadi bagian dari perilaku komunikasi, dan pada gilirannya komunikasi pun turut menentukan, mengembangkan atau mewariskan budaya.
Alfred Korzybski seperti yang di kutip Deddy Mulyana dalam buku pengantar ilmu komunikasi, menyatakan bahwa kemampuan manusia berkomunikasi menjadikan mereka “pengikat waktu” (time-binder) “pengikatan-waktu (time-binding) merujuk pada kemampuan manusia mewariskan pengetahuan dari generasi ke generasi dan dari budaya ke budaya. Manusia tidak perlu memulai setiap generasi sebagai generasi yang baru. Mereka mampu mengambil pengetahuan masa lalu, mengujinya dengan fakta-fakta mutakhir dan meramalkan masa depan. Pengikatan waktu ini jelas merupakan suatu karakteristik yang membedakan manusia dengan bentuk lain kehidupan. Dengan kemampuan tersebut, manusia mampu mengendalikan dan mengubah lingkungan mereka.
Fungsi-fungsi komunikasi sebagai komunikasi sosial yaitu:
a) Pembentukan Konsep Diri
Konsep diri adalah pandangan manusia mengenai siapa diri nya, dan itu hanya bisa didapatkan lewat informasi yang diberikan orang lain kepadanya . Manusia yang tidak pernah berkomunikasi dengan manusia lainnya, tidak mungkin mempunyai kesadaran bahwa dirinya adalah manusia. Seseorang sadar bahwa dirinya adalah manusia, karena orang lain di sekelilingnya menunjukkan kepadanya lewat prilaku verbal dan non verbal mereka bahwa ia adalah manusia. Contohnya sesorang berfikir bahwa ia cerdas karena orang-orang di sekitarnya menganggap ia cerdas.
Meskipun seseorang berupaya berprilaku sebagaimana yang diharapkan orang lain, ia tidak pernah bisa secara total memenuhi pengharapan orang lain tersebut.
b) Pernyataan eksistensi-diri
Orang berkomunikasi untuk menunjukkan dirinya eksis. Inilah yang disebut aktualisasi diri atau lebih tepat lagi pernyataan eksistensi diri. Fungsi komunikasi sebagai eksistensi diri-terlihat jelas misalnya dalam uraian para penanya dalam seminar.
c) Untuk kelangsungan hidup, memupuk hubungan, dan memperoleh kebahagiaan.
Sejak lahir, manusia tidak dapat hidup sendiri untuk mempertahankan hidup. Seseorang perlu dan harus berkomunikasi dengan orang lain, untuk memenuhi kebutuhan biologisnya, seperti makan dan minum, dan memenuhi kebutuhan psikologosnya seperti sukses dan kebahagiaan. Melalui komunikasi pula seseorang dapat memenuhi kebutuhan emosionalnya dan meningkatkan kesehatan mentalnya. Melalui komunikasi seseorang dapat mengalami berbagai kualitas perasaan dan membandingkan perasaan yang satu dengan perasaan yang lainnya. Karena itu tidak mungkin seseorang mengenal cinta, jika ia tidak mengenal benci.
Melalui komunikasi dengan orang lain, seseorang dapat memenuhi kebutuhan emosional dan intlektualnya, dengan memupuk hubungan yang hangat dengan orang-orang di sekitarnya. Tanpa pengasuhan dan pendidikan yang wajar, manusia akan mengalami kemerosotan emosional dan intlektual.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar